Soal pembagian ahli waris bagi anak angkat
Bagaimanakah Islam memandang dan 
siapa saja yang berhak mendapatkan waris?

Ahli waris merupakan orang-orang  yang berhak menerima bagian dari harta warisan orang yg sudah meninggal.hukum Islam sudah mengatur dan menerangkan hal-hal ketentuan yang berkaitan dengan pembagian harta warisan dengan aturan yang sangat adil sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Sunnah.

Adapun sumber hukum ilmu mawaris atau warisan Al-Qur'an dan Sunnah Rasul bukan bersumber kepada pendapat seseorang yang terlepas dari jiwa Al-Qur'an maupun Sunnah Rasul.

Allah SWT berfirman :

لِّلرِّ جَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا تَرَكَ اٌلْوَ لِدَانِ وَاٌ لْأَقْرَبُوْنَ وَالِلنِّسَٓاءِ    ََََََ  نَصِيْبٌ مِّمَّا تَرَكَ اٌلْوَ لِدَانِ وَاٌلأَقْرَبُوْنَ مِمَّا قَلَّ مِنْهُ أَوْ کَثُر 
 نَصِيْبًا مَفْرُضًا

Artinya : Bagi laki-laki ada bagian dari harta yang ditinggalkan oleh ibu bapak dan kerabatnya.dan bagi wanita ada bahagian dari harta yang ditinggalkan oleh ibu bapak dan kerabatnya baik sedikit atau banyak menurut bagian yang telah ditetapkan.(An Nisa: 7)

Lalu bagaimanakah tentang hak bagi anak angkat.apakah boleh mendapatkan hak sebagai ahli waris?

Anak angkat merupakan anak yang tidak memiliki ikatan darah, garis keturunan dari orangtua angkatnya.beranjak dewasa orangtua angkatnya diharuskan mengenalkan anak angkatnya kepada orangtua kandungnya supaya hubungan sang anak dan orang tua kandungnya baik seperti ia merawatnya.

Dalam Islam, kedudukan anak angkat tidak seperti anak kandung.anak angkat tetap orang luar dan kedudukannya tidak bisa sama seperti anak kandung.dalam Islam anak angkat tidak memiliki hak waris dari harta warisan orang tua angkatnya.akan tetapi, agama Islam juga membolehkan memberi dengan sebutan hibah, wasiat asal tidak menyebutkan dengan kata warisan.

Adapun yang termasuk ahli waris sebagai berikut :

                    Laki-laki
1.Suami
2.Anak laki-laki
3.Cucu laki-laki
4.Bapak
5.Kakek( bapak dari bapak) sampai                 keatas   selama tidak berselang dengan     perempuan (ibu dari bapak atau ibu dari     kakek)
6.Saudara laki-laki kandung
7.Saudara laki-laki seayah
8.Saudara laki-laki seibu
9.Anak laki-laki saudara laki-laki                        sekandung
10.Anak laki-laki saudara laki-laki seayah
11.Panan sekandung dengan bapak
12.Paman seayah dengan bapak
13.Anak laki-laki Paman sekandung                 dengan bapak
14.Anak laki-laki Paman seayah dengan           bapak
             Perempuan
1.Istri
2.Anak perempuan sampai kebawah               selama masih tetap pada garis laki-laki
3.Cucu perempuan dari anak laki-laki              sampai keatas selama masih dalam            garis laki-laki
4.Ibu
5.Nenek(ibu dari ibu sampai keatas                 selama tidak berselang dengan garis           laki-laki)
6.Nenek(ibu dari bapak)
7.Saudara perempuan kandung
8.Saudara perempuan seayah
9.Saudara perempuan seibu

Nah,itulah penjelasan mengenai siapa saja yang berhak mendapatkan warisan.semoga bermanfaat 








Comments

Popular posts from this blog