ISLAM DAMAI BUKAN MENGOLOK
islam adalah agama yang damai.tetapi ajaran Islam yang damai seringkali tercoreng oleh ulah jahil sekelompok umat Islam yang bertindak seolah-olah meninggikan, mensyiarkan ajaran Islam.Disisi lain kalangan non-muslim semakin berpikir negatif mereka terhadap Islam bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan untuk mengolok-olok.Dalam Islam memang terdapat sejarah mengolok sesama muslim yang tidak sepaham dengan dirinya atau merasa dirinya sendiri paling benar,tetapi jika kita perhatikan mengapa sebagian orang Islam mengolok saudara seiman yang tidak sepaham dengan dirinya,maka kita akan berkesimpulan bahwa mengolok yang terjadi didalam Islam adalah mengolok yang tidak patut dicontoh yang akan merugikan dirinya sendiri.

Didalam Al-Quran surah Al hujarat ayat 11 Allah SWT berfirman :

يَٓااَيُّه‍ََاالَّذِيْنَ آمَنُوْالاَيَسْخَرُقَوْمٍ عَسَىٰ اَنْ يَکُوْنُوْا خَيْرًامِنْه‍ُمْ وَلَانِسَاءٌمِنْ نِسَاءٍعَسَىٰ اَنْ يَکُنْ خَيْرًامِنْه‍ُن 

Artinya : hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena)boleh jadi mereka( yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka yang ( mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita ( mengolok-olokkan) wanita yang lain(karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari pada wanita (yang mengolok-olokkan).(Qs.alhujarat:11)

Didalam ayat ini Allah mengingatkan bahwa mengolok-olok dapat merugikan diri sendiri bagi yang mengolok,karena jika mereka tidak bisa menahan dirinya untuk tidak mengolok sesama saudara seiman dan umat lain,maka kedamaian seluruh dunia akan terancam.para penentang yang backgroundnya Islam tapi tidak sesuai dengan tuntunan Islam, mereka perlahan-lahan menghancurkan,meng grogoti Islam dari dalam.

Dalam penjelasan ini,kita dapat memahami betapa kelirunya sebagian orang Islam yang mengklaim dirinya sendiri merasa paling benar dalam melaksanakan perintah Allah SWT dan seenaknya menjudge saudara muslimnya dengan label sesat,kafir,masuk neraka yang tidak sepaham dengan mereka.sebaliknya Islam menjamin hak-hak setiap individu untuk hidup dengan kebebasan dan kemerdekaan.Dan Islam adalah agama yang menjamin hak setiap individu untuk hidup dengan damai dan rukun, terlepas dari iman,dan latar belakang.

Rosullulah Saw suri tauladan perdamaian
Rosullulah Saw, contoh dalam membangun masyarakat yang rukun dan damai.sebagaimana nabi Muhammad Saw menyebarkan agama Islam ke Mekah, Madinah bersama dengan para sahabatnya.contoh yang sempurna bagaimana nabi Muhammad Saw menyampaikan ajaran Islam dan berintegrasi kedalam masyarakat sebelum Islam terpecah belah menjadi kelompok-kelompok sendiri-sendiri.nabi Muhammad Saw menyatakan bahwa penting bagi mereka untuk hidup damai dan rukun.menurut perjanjian nabi Muhammad Saw ini, mereka semua diberikan hak-hak mereka dalam cara mendalami agama Islam dan cara menghormati suku yang lain.

sejarah telah mencatat bahwa umat Islam mentaati perjalanan itu dan jikapun ada yang melakukan pelanggaran itu dilakukan oleh pihak lain, sesama islam.nabi Muhammad Saw sebagai pemimpin dimadinah kadang harus berurusan dengan para individu atau pihak lain yang melanggar perjanjian.tetapi teguran yang diberikan secara wajar, sesuai dengan ketentuan perjanjian.Dengan demikian ini adalah manifestasi didalam Islam , yang pondasinya telah dilestarikan oleh nabi Muhammad Saw kemudian dilanjutkan oleh para Kholifah Rosidin.
Jika kita melihat sejarah Arab sebelum lahirnya nabi Muhammad Saw, mereka adalah masyarakat dimana setiap orang berusaha menegaskan hak-hak mereka melalui perang dan pertumpahan darah.namun, didalam masyarakat yang sama,nabi Muhammad Saw membawa revolusi dimana beliau memperlakukan semua masyarakat dengan sangat baik sesuai tradisi atau keyakinan agama masing-masing.jika sebagian orang mempelajari sejarah penyebaran Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad Saw dan para sahabatnya dengan cara tidak melakukan kekerasan, tidak mengolok-olok maka mereka akan melihat bahwa Islam itu cinta damai dan agama yang sempurna.

Comments

Popular posts from this blog